Wikipedia

Hasil penelusuran

Selasa, 18 November 2014

Salah Satu Solusi Mengatasi Masalah Transportasi Di Indonesia


 Transportasi adalah pemindahan manusia atau barang dari satu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan sebuah kendaraan yang digerakkan oleh manusia atau mesin, transportasi sendiri dibagi 3 yaitu, transportasi darat, laut, dan udara (sumber :Wikipedia) 
Di Indonesia berbagai macam permasalahan mengenai transportasi tidak hanya terjadi di kota besar seperti Jakarta melainkan di daerah dan kota-kota kecil lainya juga sudah mulai bermunculan, permasalahan ini diiringi pula dengan pertambahan penduduk yang semakin tinggi, sekitar 240 juta jiwa jumlah peduduk di Indonesia lalu 141 juta penduduk tinggal di pulau jawa yang hanya memiliki luas 128.297 km², tentu hal ini akan memunculkan masalah baru tentang kepadatan lalu lintas, kapasitas jalan, kemacetan, kecelakaan dan ketersediaan angkutan umum. 
 Hal ini diperburuk dengan kenyataan akan pertumbuhan jumlah kendaraan dalam sistem transportasi di Indonesia yang semakin tidak terbendung, hampir setiap kepala keluarga di Indonesia memiliki sepeda motor, berdasarkan data galeri marketing penjualan di Indonesia (22 Mei 2008), tingkat kepemilikan sepeda motor di kota-kota besar di Indonesia mengalami kenaikan tiap tahunnya, tingkat presentase di Denpasar mencapai sekitar 85-90% dan ini merupakan presentase tertinggi di Indonesia dan di ikuti kota kota besar lainnya seperti Yogyakarta dan Surabaya. 
Dalam menangani masalah transportasi di Indonesia tidak bisa langsung untuk diselesaikan, harus didukung oleh banyak pihak. Dinas perhubungan sebagai pengatur lalu lintas tidak akan mampu mengatasi masalah ini bila tidak didukung oleh semua kalangan, oleh karena itu masalah transportasi adalah masalah yang kompleks penuh dengan lika liku yang panjang dan saling berhubungan satu sama lain. 

       Dewasa ini pertumbuhan jumlah pengguna sepeda motor semakin tidak terkendali, akibatnya jumlah kecelakaan yang melibatkan sepeda motor setiap tahunnya semakin banyak, kecelakaan di jalan yang melibatkan pengguna sepeda motor menjadi presentase tertinggi penyebab kecelakaan di Indonesia. 
 Dengan kondisi yang demikian di perlukannya  transportasi publik yang lebih aman,nyaman serta berkeselamatan serta efesiensi waktu yang lebih baik.
Apakah nantinya jalan di Indonesia akan seperti ini ?

Gambar 1.1 Kemaceetan dan Kepadatan lalu lintas dimana-mana
Hal tersebut sangat mungkin terjadi dan hanya tinggal menunggu waktu ditambah lagi bila tidak ada aturan dan pembatasan akan kendaraan di Indonesia.

Menurut saya dalam menangani masalah transportasi di Indonesia dalam waktu dekat adalah dengan  “Segera Diselesaikannya Pembuatan Dual Track Rel Kereta Api di Jalur Utara dan Jalur Selatan ”. Hal ini sangat relevan, karena bila rel yang digunakan masih menggunakan sistem 1 (satu) rel maka pergerakan kereta api harus saling bergantian, saling menunggu dan terdapat delay waktu yang panjang, tentu hal ini akan menghambat perjalanan dan menambah rentang waktu dalam perjalanan.
 Sekarang ini pembangunan jalur kereta api ganda masih dalam proses kontruksi dan ditargetkan jalur ganda ini dapat beroprasi di tahun 2017, Berdasar Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (Ripnas) yang dilansir 2011, Ditjen Perkeretaapian bersama PT KAI menjadwalkan membangun jalur ganda relasi Solo-Madiun dan Madiun-Surabaya dapat segera di realisasikan dan dengan panjang track 268 km dapat segera di operasikan. 



Menjadi
Gambar 1.2 One Track                                         Gambar 1.3 Double Track


          Banyak manfaat yang akan di dapatkan bila jalur ganda ini dapat direalisasikan :
Ø  Efesiensi waktu akan lebih baik
Ø  Jumlah penumpang yang dapat diangkut akan bertambah banyak karena dapat mempersingkat waktu perjalanan dan memperbanyak proses pemberangkatan
Ø  Resiko terjadinya kecelakaan lebih rendah karena akan mempermudah proses persilangan
Ø  Pengaturan yang lebih mudah
Ø  Muatan transportasi kereta barang akan lebih banyak terangkut
Ø  Muatan transportasi BBM akan lebih banyak terangkut
PERBANDINGAN KENYAMANAN DAN EFEKTIFITAS HASIL
*    

   Perpindahan Penumpang akan Lebih Nyaman
     Perpindahan Barang Lebih Efisien dan Tidak Merusak Jalan
     
  Perpindahan BBM Akan Lebih Aman Dan Tidak Beresiko Tinggi

Kesimpulan :
Transportasi Publik merupakan salah satu solusi dalam mengatasi permasalahan transportasi di Indonesia, semakin banyaknya kendaraan pribadi membuat kapasitas jalan di Indonesia akan berkurang dan nantinya tentu akan timbul kemacetan dimana-mana, efek dari kemacetan adalah polusi, tingginya polusi akan semakin memperburuk kualitas lingkungan hidup.
Cara menimbulkan ketertarikan masyarakat untuk menggunakan moda transportasi publik merupakan teknik yang harus segera dikembangkan, tingkat kenyamanan, tingkat keselamatan dan efesiensi waktu harus lebih baik.
Pembangunan Rel Ganda Kereta Api merupakan salah satu solusi yang relevan dan nantinya dapat menambah efektifitas perpindahan barang dan penumpang dalam hal ini menambah mobilitas perjalanan sehingga akan berdampak pada perekonomian, selain itu sarana dan prasarana harus terus di kembangkan guna menarik keinginan masyarakat untuk menggunakan angkutan publik ini.  

Referensi
Website : http://id.wikipedia.org/wiki/Transportasi, diakses 16/12/2014, pukul 15:39
diakses 16/12/2014, pukul 15:49
, diakses 16/12/2014, pukul 15:59
Website : http://ariwahyudi.web.id/jumlah-penduduk-indonesia/, diakses 16/12/2014, pukul 16:38

 SEKIAN 
TERIMA KASIH

Rabu, 05 November 2014

BLIND SPOT BISA MENJADI SUMBER DALAM SUATU PROSES KECELAKAAN

BLIND SPOT



A blind spot, scotoma, is an obscuration of the visual field. A particular blind spot known as the blind spot,physiological blind spot, "blind point", or punctum caecum in medical literature, is the place in the visual field that corresponds to the lack of light-detecting photoreceptor cells on the optic disc of the retina where the optic nerve  passes through the optic disc

Bisa diartikan juga bahwa BLIND SPOT disini di lihat dari sisi fisiologisnya adalah titik buta  (punctum caecum) dalam literatur medis merupakan tempat di bidang visual yang sesuai dengan kekurangan sel fotoreseptor dalam mendeteksi cahaya - pada disk optik dari retina dimana saat saraf optik melewati disc optic.




Namun dalam istilah transportasi Blind Spot adalah area di sekitar kita yang tidak dapat terlihat pada saat kita mengemudi. Hal ini bisa disebabkan karena batasan pandangan cermin atau kaca spion maupun karena terhalang oleh pilar konstruksi mobil. Bisa juga karena barang atau muatan yang kita bawa.
Untuk memperbaiki faktor blind spot, biasanya dapat dilakukan dengan memasang desain kaca spion yang datar, atau cembung, atau bahkan mengombinasikan keduanya. Itu kenapa, kadang terlihat truk-truk besar memasang banyak kaca spion yang besar dan beragam jenisnya.

"Meski begitu, kaca spion tersebut tidak sepenuhnya dapat menghapus blind spot. Itu artinya, kita sendirilah para pengendara (terutama sepeda motor) yang harus sadar akan area berbahaya tersebut atau area yang tidak terlihat para pengendara lain, seperti mobil atau truk-truk besar
 
 
Berikut adalah Tips untuk menghindari area Blind Spot:

Bagi Pengendara Motor:
* Usahakan untuk tidak berada di samping mobil,truk, atau bus, karena besar kemungkinan si pengendara mobil, bus, atau truk tersebut tidak melihat keberadaan Anda.
* Bunyikan klakson saat mendahului mobil, truk, atau bus agar pengemudi mobil, bus, atau truk mengetahui Anda berada di dekatnya.
* Jangan pernah beranggapan bahwa pengemudi mobil, truk, atau bus mengetahui keberadaan Anda.
* Jaga jarak aman saat berkendara, entah itu ketika di belakang atau di samping kendaraan lain.
Bagi Pengendara Mobil, Bus, atau Truk:
* Biasakan ketika sebelum berbelok atau pindah jalur, usahakan untuk memastikan bahwa di samping kendaraan kita tidak ada kendaraan lain. Yang paling aman adalah dengan menoleh langsung sejenak ke area yang tidak terlihat melalui kaca spion.
* Gunakan Blind Spot Mirror untuk melebarkan daya pandang kaca spion kendaraan kita.
* Jaga jarak aman saat berkendara dan pastikan gunakan lampu sign saat berbelok.
 
Referensi :

- http://www.tmcmetro.com/news/2012/03/waspadai-area-blind-spot
- Jurnal Teknik Sipil, Vol. II, No. 2, September 2013,Margareth Evelyn Bolla (mgi_ub08@yahoo.com) Yunita A. Messah, Michal M. Bunga Koreh

Senin, 03 Februari 2014

POTRET SISI JALAN MINGGU KE 13

Tahun berganti, Menhub masih mengeluh minim ahli transportasi



Tahun sudah berganti, namun Menteri PerhubunganEE Mangindaan masih saja mengeluhkan hal yang sama. Menurutnya, Indonesia masih kekurangan sumber daya manusia di tengah kemajuan transportasi di Tanah Air.
"Pengembangan SDM masih kurang dan kita harus membangun sektoral. Karena kita kekurangan pilot, perwira laut. Transportasi terus maju sedangkan SDM masih mengejar dari belakang," ucapnya saat acara silaturahmi di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (2/1).
Untuk mengatasi itu, lanjutnya, kemenhub terus mengembangkan sarana pendidikan untuk menciptakan tenaga ahli transportasi yang handal. Beberapa sekolah sudah didirikan beberapa tempat.
"Seperti di Padang sekolah aparatur perhubungan, Ciwidey ada juga. Dan sebentar lagi kita resmikan sekolah akademik perkeretaapian Madiun, Pontianak, Banyuwangi, Minahasa Selatan."
Acara silaturahmi awal tahun tersebut dihadiri oleh Direktur Utama Pelindo II R.J Lino, Direktur Utama Angkasa Pura I Tommy Soetomo, Direktur Utama Merpati Nusantara Airlines Asep Eka Nugraha.

Ini merupakan kesempatan yang harus dimaksimalkan dengan sebaik mungkin karena pertumbuhan dan perkembangan teknologi tidak bisa di pungkiri lagi,dan tidak bisa di hambat laju pertumbuhannya ,oleh karena itu hal yang harus segera dipersiapkan dan dibangun adalah sumberdaya manusia yang berkompeten dan ahli di bidangnya.

Keberadaan sekolah yang ada dibawah naungan dinas perhubungan tentu akan memiliki konstribusi yang baik bila bersaing di dunia transportasi karena memiliki bekal ilmu tentang transportasi yang lebih.

Ini adalah hal yang harus terus dikembangkan karena kebutuhan SDM yang berkualitas harus segera di hadirkan sejalan dengan pertumbuhan teknologi yang sangat cepat.

Berikut adalah daftar Sekolah Yang Ada di Bawah Naungan Departemen Perhubungan :

Kementerian Perhubungan

·         Sekolah Tinggi Transportasi Darat Bekasi, Jawa Barat
·         Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Marunda, Jakarta, DKI Jakarta
·         Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia Curug, Curug, Jawa Barat
·         Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Medan, Medan, Sumatera Utara
·         Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Surabaya, Surabaya, Jawa Timur
·         Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Makassar, Makassar, Sulawesi Selatan
·         Akademi Perkeretaapian, Madiun, Jawa Timur
·         Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran Tangerang, Banten
·         Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, Sulawesi Selatan
·         Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Jawa Tengah
·         Politeknik Pelayaran Surabaya, Jawa Timur
·         Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ/Poltran) Tegal, Jawa Tengah

Dari Daftar sekolah yang ada di atas Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ/Poltran) Tegal, Jawa Tengah adalah sekolah yang khusus mendidik mahasiswanya di bidang keselamatan transportasi jalan .
Pendidikan yang khusus mempelajari tentang keselamatan ,inspeksi kecelakaan dan pencegahan dini sebelum terjadinya kecelakaan,Ini adalah Ilmu yang belum pernah ada dan hanya ada di POLTRAN TEGAL ..

Satu-satunya sekolah keselamatan yang ada di Asia Tenggara dan menjadi tolak ukur dalam memperbaiki sistem transportasi khususnya di Indonesia agar lebih berkeselamatan dan lebih ber-Estetika.

Lulusan POLTRAN akan menjadi SDM yang ahli di bidang Transportasi dan Satu satunya sekolah keselamatan yang ada di Asia Tenggara ,serta menjadi kebanggaan dan pengubah sistem transportasi menjadi yang lebih baik di masa depan.

TERIMA KASIH



Senin, 13 Januari 2014

POTRET SISI JALAN MINGGU KE 12

LIPI Buat Marka Jalan Berbahan Karet dan Lebih Efektif

Satu lagi inovasi dari para peneliti di Indonesia



LIPI Buat Marka Jalan Berbahan Karet (BULAN NOVEMBER 2011)


Untuk memberi nilai tambah bagi produksi karet lokal, peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengembangkan karet alam sebagai komponen penyusun marka jalan.

KEUNGGULAN:
·        Bahan baru ini lebih awet dan ramah lingkungan ketimbang material yang saat ini digunakan.
·        Lebih Murah serta mudah dalam perawatan
·        Tidak menggunakan bahan kimia yang dapat membahayakan dan merusak lingkungan.

Indonesia adalah negara penghasil karet alam terbesar kedua di dunia. Namun sebagian besar ekspor material ini diimpor ke luar negeri sebagai bahan baku. Peneliti dari Pusat Penelitian Kimia LIPI, Athanasia Amanda Septevani, mengembangkan inovasi itu dengan memanfaatkan bahan baku karet alam dari petani.

Di laboratorium, ia memecahkan ikatan rangkap yang ada pada karet dan mencangkokkannya dengan molekul lain untuk mencegah pembentukan ikatan rangkap. Material ini dicampur dengan zat lain, termasuk pewarna, seperti putih, merah, dan kuning, sesuai dengan keperluan.



"Marka jalan buatan kami mengandung 20 persen karet alam," ujar Athanasia kepada Tempo di Gedung Bidakara, Jakarta.

Pada saat ini marka jalan umumnya terbuat dari resin kimia yang disebut methyl methacrylat (MMA). Bahan ini merupakan olahan dari minyak bumi yang berdampak buruk terhadap lingkungan. Penggunaan MMA sendiri mulai dikurangi di dunia internasional.



Dibandingkan dengan MMA, marka jalan berbahan karet bersifat ramah lingkungan.

Marka dari karet ini juga dapat mencengkeram aspal lebih kuat lantaran sifat alamiah karet. Pengujian tekanan menunjukkan material asli Indonesia ini lebih tahan terhadap keretakan. "Marka jalan berbahan kimia sangat mudah patah atau retak,"

Selama dua tahun penelitian, Athanasia mampu menghasilkan material berkualitas menengah, jauh lebih baik daripada sebagian besar marka jalan di Indonesia, yang masih berkualitas rendah.

Dari segi harga, marka jalan buatan LIPI sangat kompetitif. Jika dilepas ke pasar, material ini dibanderol seharga Rp 28 ribu per kilogram. Harga ini jauh lebih hemat dibanding marka jalan kimia yang umumnya berharga setidaknya Rp 30 ribu per kilogram.

Selain kebutuhan pasar yang amat menjanjikan, pasokan bahan baku tak akan kekurangan. Produksi tahunan karet alam Indonesia mencapai 2,7 juta ton. Dari jumlah ini, 15 persen diolah menjadi produk bernilai tinggi, seperti ban, lateks, dan produk alas kaki. Sedangkan 85 persennya diekspor ke luar negeri sebagai bahan mentah yang belum diolah. Karet tak bernilai tambah inilah yang dibidik LIPI sebagai bahan baku pembuatan marka jalan.

Tahun depan, LIPI masih berupaya meningkatkan kualitas material ini agar bisa menyamai marka jalan berbahan MMA berkualitas nomor wahid. Beberapa perusahaan sudah berkomitmen memproduksi material yang sedang dalam proses pengurusan hak pateni

Jika produksi massal sudah dilakukan, LIPI berharap produk ini segera dipakai perusahaan pembangunan jalan raya untuk membuat separator jalan raya, area parkir, zebra cross, dan penunjuk arah.

 Ini adalah bukti kreatifitas yang bisa digunakan sebagai produk yang baru dan memiliki nilai efektifitas yang lebih dalam penggunaannya meliputi lebih ramah lingkungan ,lebuh murah dan lebih memanfaatkan hasil alam yang ada sehingga tentu akan dapat membantu perekonomian petani karet tidak hanya di ekspor keluar negeri sebagai bahan baku disana juga bisa diolah disini menjadi bahan yang memiliki nilai guna yang baik.

TERIMA KASIH SEMOGA BERMANFAAT



Rabu, 01 Januari 2014

POTRET SISI JALAN MINGGU KE -11

Kurangi macet, DKI Jakarta beli 656 bus pada Januari 2014



- DKI Jakarta berencana mendatangkan 656 bus Januari mendatang. Tujuannya, tak lain, untuk mengurangi kemacetan akut di ibu kota dan sekitarnya.
"Mengurangi penggunaan mobil dan motor pribadi yang menjadi penyebab kemacetan," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono saat Seminar Nasional Mobil Murah dan Kemacetan Jakarta, di Jakarta, Sabtu (21/12).
Dia menjelaskan, 656 bus itu terdiri dari Trans-Jakarta dan bus sedang yang bakal dioperasikan sebagai Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) serta Kopaja. Tahun ini, Pemprov menyiapkan 310 Trans-Jakarta baru dan 346 bus medium.
"Kami ingin kembali meningkatkan para pengguna sarana transportasi umum."
Menurut Udar, pengguna transportasi umum di Jakarta sudah menurun sejak 22 tahun silam. Pada 1991, sebanyak 74 persen masyarakat masih menggunakan kendaraan umum. Itu terus turun, hingga pada 2012 hanya tinggal 12 persen.
"Apakah kita kan membiarkan angka itu merosot terus? Tidak. Kalau kita memihak kendaraan pribadi jalanan akan tertutup kendaraan," ungkapnya.
Data Dinas Perhubungan DKI menyebutkan, pertumbuhan jumlah kendaraan pribadi sangat pesat. Sialnya, itu tidak diimbangi dengan pertumbuhan jalan yang hanya sebesar 0,1 persen per tahun.
"Tahun 2010 jumlah kendaraan 2,7 juta, sehingga nanti diperkirakan tahun 2014 akan 3 juta. Bagaimana menurunkan angka itu, dengan memancing rekan-rekan Jakarta naik angkutan masal."

 SARAN :
PENAMBAHAN ANGKUTAN UMUM MERUPAKAN SUATU SOLUSI MENGATASI MACET ,TERUTAMA KEMACETAN YANG ADA DI JAKARTA SEKARANG INI ,DENGAN HANYA PENYULUHAN UNTUK MENGGUNAKAN ANGKUTAN UMUM TIDAK AKAN DAPAT MENGATASI KEMACETAN KARENA MASIH ADANYA ORANG YANG LEBIH MEMILIH MENGGUNAKAN KENDARAAN PRIBADI.

DENGAN PENAMBAHAN MODA TRANSPORTASI UMUM INI DIHARAPKAN KETERTARIKAN MASYARAKAT DAPAT BERPINDAH MENGGUNAKAN TRANSPORTASI PUBLIK AGAR BERSAMA-SAMA DAPAT MENGURANGI KEMACETAN KARENA SEKARANG INI JUMLAH KENDARAAN PRIBADI YANG SANGAT BANYAK.


MEREKA HARUS DIPAKSA UNTUK BERPINDAH MENGGUNAKAN ANGKUTAN UMUM DAN MEMPERSULIT PENGGUNAAN KENDARAAN PRIBADI,SELAIN ITU HARUS DIIMBANGI DENGAN FASILITAS KENDARAAN UMUM YANG MEMADAHI, NYAMAN, TEPAT WAKTU DAN MEMENTINGKAN UNSUR KESELAMATAN (be safety).

                                                                                Terima kasih


Sumber : Merdeka.com

Sabtu, 14 Desember 2013

POTRET SISI JALAN MINGGU KE -10

Mobil listrik pengganti Bajaj diproduksi di Banyuwangi

Produsen teknologi ramah lingkungan yang berbasis di Swedia, Clean Motion, akan mulai memproduksi kendaraan roda tiga bertenaga listrik yang diproyeksikan sebagai pengganti bajaj di ibukota Jakarta. Kendaraan bermerek ZBee itu akan diproduksi di Banyuwangi, Jawa Timur, mulai Agustus 2013.

"Selasa malam (11/6/2013) kami sudah bertemu dengan CEO Clean Motion dan Duta Besar Swedia untuk Indonesia di Jakarta. Ada kepastian akan berproduksi mulai Agustus di Banyuwangi," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas lewat siaran pers yang diterima merdeka.com, Rabu (12/6).

Menurut Anas, Clean Motion sebagai produsen ZBee akan menggandeng industri manufaktur lokal di Banyuwangi, yaitu PT Lundin Industry Invest. Dalam website resminya, Clean Motion menyebut potensi pasar kendaraan jenis ini di Indonesia mencapai 100.000 unit per tahun. 

Produksi ini antara lain untuk memenuhi kebutuhan peremajaan bajaj yang sedang digiatkan Pemprov DKI Jakarta. ZBee mempunyai efisiensi energi yang besar, sehingga bisa mengurangi emisi karbondioksida. Kendaraan ini diklaim sebagai solusi atas kemacetan di kota-kota besar yang semakin meningkat.

ZBee berdimensi panjang 2.400 milimeter, lebar 1.250 milimeter, dan tinggi 1.500 milimeter. Beratnya 230 kilogram dengan sabuk pengaman di tiga titik. Kendaraan bebas polusi udara ini menyimpan daya di baterai Li-Ion. Untuk menempuh 100 kilometer, ZBee memerlukan listrik 4 kWh. 

Baterai ZBee dapat diisi penuh kurang dari satu jam. Tidak diperlukan infrastruktur khusus untuk pengisian baterai listrik sebagaimana mobil listrik berkapasitas berat. Semua kebutuhan pengisian baterai bisa didapatkan di toko-toko biasa. Kendaraan ini mampu menempuh jarak 50 kilometer sebelum harus diisi kembali dayanya. Kecepatan mobil ini mencapai 45 kilometer per jam.

Anas berharap, investasi perusahaan Swedia dalam pembuatan mobil ZBee dengan menggandeng mitra lokal di Banyuwangi akan mempunyai dampak seperti bola salju yang terus menggelinding dan membesar, yaitu dengan menggaet jaringan bisnis Swedia lainnya untuk masuk ke Banyuwangi. 

Apalagi, kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Swedia akhir Mei lalu telah menghasilkan komitmen dari sejumlah perusahaan besar di sana untuk berinvestasi di Indonesia. "Kami yakin jaringan bisnis Swedia bisa semakin melirik Banyuwangi setelah ZBee diproduksi di kota kami," ujar Anas.

Anas menyambut antusias rencana investasi Swedia tersebut. Swedia adalah negara yang menduduki peringkat ke-8 dalam Innovation Capacity Index (Indeks Kapasitas Inovasi) dunia. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Swedia tercatat di posisi 10 besar dunia. 

Sejumlah penemuan seperti GPS, sabuk pengaman tiga titik, atau cardiac pacemaker (penunjang medis untuk kesehatan jantung) adalah inovasi dari Swedia. "Inovasi adalah kunci dari daya saing. Karena itu, masuknya Swedia dengan memproduksi ZBee di Banyuwangi bisa menjadi impuls untuk tumbuh-kembangnya budaya dan tradisi inovasi agar daya saing ekonomi daerah terus meningkat," jelas Anas.

Investasi di Banyuwangi sudah semakin meningkat ditunjang dengan keberadaan infrastruktur yang memadai. Telah ada penerbangan rutin tiap hari di Bandara Blimbingsari Banyuwangi.

Selain itu, ada Pelabuhan Tanjungwangi yang akan memudahkan mobilitas pengiriman barang dari dan ke Banyuwangi. Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi bisa menjadi tumpuan di kawasan timur Pulau Jawa di tengah kondisi Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang sudah kelebihan kapasitas.


Dari uraian di atas dapat kita lihat perkembangan teknologi yang lebih ramah lingkungan ,produksi mobil Zbee ini akan memiliki banyak ke-efektifitas energi dan tentu tidak akan memiliki efek untuk merusak lingkungan serta akan memajukan transportasi terutama di daerah banyuwangi.

Sabtu, 07 Desember 2013

POTRET SISI JALAN MINGGU KE 9

Di Mali, taksi "bobrok" masih jadi primadona warga

Walau kondisinya sudah tak layak, mobil keluaran 1968 ini masih menjadi alat transportasi andalan bagi warga Mali







INI ADALAH CERMINAN TRANSPORTASI PUBLIK YANG DISISI LAIN TIDAK TERBAYANGKAN MASIH ADA,KITA PATUT BANGGA DAN BERSYUKUR IN TIDAK TERJADI DI INDONESIA.
MAKA DARI ITU MARI KITA RAWAT TRANSPORTASI PUBLIK KITA DAN JADIKAN TRANSPORTASI KITA LEBIH BERKSELAMATAN DAN BERESTETIKA..

SEMANGAT !!